Urang Awak, Penulis Buku Silat Terpanjang dan Terlama di Indonesia

Urang Awak, Penulis Buku Silat Terpanjang dan Terlama di Indonesia
Wiro Sableng disukai masyarakat karena karakter tokoh utama yang unik, nyeleneh, dan bijaksana.

Kabarantau.com - Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional khas Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand. Tapi olahraga ini murni berasal dari Tanah Air.

Terbukti, seni bela diri ini sudah diangkat ke layar kaca bahkan layar lebar. Sebut saja acara televisi pada 90-an yang terkenal yakni, Wiro Sableng dan Si Buta dari Gua Hantu, atau film layar lebar 'The Raid'.

Bicara tentang silat, mengingatkan kita akan Bastian Tito. Ayah dari aktor Vino Giovani Bastian ini merupakan salah satu penulis yang berdedikasi di dunia silat Indonesia.

Kenapa? Karena karyanya yang sangat populer, yaitu Wiro Sableng mengangkat seni bela diri pencak silat.

Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat inimerupakan penulis buku silat terpanjang dan terlama sepanjang sejarah. Bastian memulai kisah pendekar silat Wiro Sableng sejak 1967 dan kisah buku yang ditulisnya masih berlanjut dan tamat pada 2006, saat sang penulis wafat.

Dijelaskan dalam laman Kapanlagi.com, Wiro Sableng bisa dibilang sebagai buku silat tersukses. Karena buku ini telah diangkat ke film layar lebar pada 1988-1989 dan disinetronkan dari 1994 hingga 2002. Sebanyak 185 judul buku telah diterbitkan selama 37 tahun penulisan.

Wiro Sableng disukai masyarakat karena karakter tokoh utama yang unik, nyeleneh, dan seiring waktu bertumbuh jadi karakter yang bijaksana. Belum lagi, karakter lain seperti sang guru Sinto Gendeng atau love interest Wiro Sableng, yakni Bidadari Angin Timur. Terciptanya karakter unik ini tak luput dari observasi dan riset yang dilakukan oleh Bastian Tito sebelum menulis judul baru Wiro Sableng.

Peran utamanya sendiri merupakan seorang pendekar silat yang memiliki tato angka 212 dengan senjata andalan Kapak Naga Geni. Wiro didirikan oleh seorang guru silat bernama, Sinto Gendeng. Usai menimba ilmu silat darinya, Wiro menggunakannya untuk membela kebajikan dan memusnahkan kebathilan.

Serial Wiro Sableng pada 90-an menjadi salah satu serial populer ditunggu dan digemari penonton.

Berbekal popularitas buku serta serial TV Wiro Sableng, akan diangkat kembali ke layar lebar dalam waktu dekat. Karakter Wiro pun diperankan oleh sang anak, Vino G Bastian. Penasaran dengan filmnya? (dwq)