5 Kuliner Khas Minang yang Tenar oleh Elly Kasim

5 Kuliner Khas Minang yang Tenar oleh Elly Kasim

Kabarantau.com - Minangkabau tak hanya terkenal dengan destinasi wisata dan kebudayaan, tetapi juga kulinernya. Banyak kulinar khas minang yang diburu oleh Turis dan pelancong. Bahkan rendang dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia versi situs travel CNN.

Beragamnya makanan khas Minang membuat beberapa seniman Minang terisnpirasi menciptakan lagu dengan tema kuliner. Elly Kasim, Penyanyi minang yang berasal Kabupaten Tiku, Agam ini tercatat sebagai penyanyi paling banyak membawakan lagu bertemakan kuliner.

Penyanyi yang tenar sejak tahun 60an dan tetap eksis hingga sekarang ingin makanan Minang melejit melalui lagu-lagu miliknya.

Dan tahukah anda makanan apa saja yang dipilih Elly Kasim sebagai judul lagu? Berikut ranahberita informasikan 5 kuliner khas Minang yang menjadi judul lagu Elly Kasim.

1. Lompong Sagu. Cemilan ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan pisang. Bagian tengah lompong lebih manis karena berisi gula aren yang diencerkan. Lompong sagu disajikan saat masih panas usai dibakar di tungku.

2. Palai Bada. Bentuk kemasannya mirip dengan lompong sagu, namun isinya ialah adonan kelapa yang dicampur ikan bada, sejenis ikan teri yang masih basah. Dibalut dengan daun pisang dan dipanggang di tungku dengan api kecil.

3. Ampiang Dadiah. Dadiah merupakan yoghurtnya 'urang' Minang. Terbuat dari fermentasi susu kerbau yang didiamkan pada batuang (bambu). Lezat disantap bersama ampiang, sejenis ketupat yang terbuat dari beras ketan. begitu populer di daerah Bukittinggi, Agam dan Payakumbuh.

4. Lamang Tapai. Makanan satu ini benar-benar ikonnya 'urang' Minang. Lamang yang terbuat dari beras ketan bercampur santan yang dibakar dalam buluh (bambu). Sedangkan tapai merupakan ketan hitam yang diberi ragi. Rasa manis pada lamang dan rasa khas dari tapai membuat lamang tapai menjadi pilihan yang tepat saat berbuka puasa.

5. Katupek Gulai Paku. Katupek atau ketupat terbuat dari beras yang dimasak dalam daun kelapa yang dianyam. Disantap bersama gulai paku atau gulai pakis. Warna hijau dari gulai paku dan sedikit rasa pedas dari kuahnya membuat sensasi menyantap Katupek gulai paku semakin nikmat. (Novia Amirah/Ed1)

Sumber