Rahasia dan Ciri Khas Masakan Padang yang Wajib Diketahui

Rahasia dan Ciri Khas Masakan Padang yang Wajib Diketahui
Apa sih yang bisa buat Masakan Padang atau Minang ini begitu terkenal dilidah masyarakat Indonesia? Berikut rahasia dan ciri khas masakan Padang

Kabarantau.com - Masakan Padang sudah tak asing lagi bagi lidah masyarakat Indonesia. Oleh karena makanannya yang penuh cita rasa maka tak khayal bila disetiap kota-kota di Indonesia mempunyai rumah makan yang menyediakannya. Hmm, Apa sih yang bisa buat Masakan Padang atau Minang ini begitu terkenal dilidah masyarakat Indonesia? Berikut rahasia dan ciri khas masakan Padang :

Dominan Masakan Pedas

Rasa pedas sangat identik dengan ciri khas Masakan Padang, hal ini tentu ada asal usulnya. Sejak dulu, daerah asal Minangkabau terbagi menjadi 3, yang dikenal sebagai luhak nan tigo, yaitu Luhak Agam, Luhak Limapuluh Kota dan Luhak Tanah Datar. Asal usul masakan Minang berasal dari 3 daerah tersebut yang mana merupakan daerah dataran tinggi dan juga disebut darek. Daerah darek dikelilingi oleh hawa dingin, oleh karena itu dibutuhkan sesuatu yang hangat bagi penduduknya.

Salah satu caranya adalah melalui masakan, penggunaan cabai di dalam resep agar menjadi pedas dan menghangatkan badan. Itulah mengapa masakan Minang dominan pedas. Seiring dengan perubahan waktu, wilayah Minangkabau mulai berkembang, orang-orang Minang mulai menyebar ke daerah rantau atau daerah di luar luhak nan tigo tadi. namun hal ini tidak membuat tradisi menggunakan cabai di dalam masakan hilang, meskipun daerah tinggal mereka bukan dataran tinggi.

Penggunaan Santan

Rahasia lain dari masakan Padang adalah penggunaan santan sebagai penggurih dan pelezat masakan. Banyak sekali masakan Minang yang menggunakan air perasan daging kelapa itu, terutama untuk masakan berjenis gulai. Pada pembuatan kalio dan rendang pun dibutuhkan santan yang tidak sedikit.

Racikan Bumbu Khas dan Pas

Masakan Padang tidak mungkin lezat tanpa racikan bumbu yang pas dan khas. Orang Minang sangat pemilih soal bumbu-bumbu yang akan digunakan. Di antara banyak bumbu yang biasanya digunakan dalam memasak, bumbu yang tidak boleh tinggal dalam masakan Minang adalah bawang 2 bersaudara alias bawah merah dan bawang putih.

Selain itu juga digunakan bumbu 4 sekawan alias lengkuas, serai, jahe dan kunyit. Bumbu ini mengandung khasiat sebagai obat untuk meminimalisir dan mencegah gangguan pencernaan akibat penggunaan cabe merah dan cabe hijau yang cukup banyak. Untuk pengharum masakan biasanya digunakan daun salam, daun limau dan lainnya. Sisanya ditambah bumbu lain,sesuai rasa yang diinginkan.

Menggunakan Tungku

Idealnya masakan Minang itu dimasak dengan tungku, bukan dengan kompor. Memasak dengan tungku akan memberikan cita rasa yang khas terhadap masakan, salah satunya adalah aromanya. Secara filosofi pun, memasak dengan tungku membutuhkan dedikasi dan kesabaran yang tinggi, sehingga masakan tersebut memiliki nilai. Sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman, perlahan masyarakat lebih memilih kompor karena lebih praktis.