Unik! Balairung, Hotel Etnik Bernuansa Islami di Timur Jakarta

Unik! Balairung, Hotel Etnik Bernuansa Islami di Timur Jakarta
Di tengah pemukiman padat penduduk di kawasan Matraman, Jakarta Timur berdiri menjulang bangunan 12 lantai. Beratap runcing menyerupai tanduk kerbau, membuat bangunan ini mudah dikenali sebagai hotel Balairung.

Kabarantau.com -  Di tengah pemukiman padat penduduk di kawasan Matraman, Jakarta Timur berdiri menjulang bangunan 12 lantai. Beratap runcing menyerupai tanduk kerbau, membuat bangunan ini mudah dikenali sebagai hotel Balairung.

Alunan musik Minangkabau samar-samar terdengar di seluruh sudut ruangan. Ditambah dengan miniatur rumah bagonjong dan beberapa ornamen khas Padang yang mempertegas bangunan ini sebagai hotel etnik bernuansa khas Sumatra Barat.

" Tapi sebenarnya konsep hotel kami adalah friendly muslim hotel yang sangat bersahabat, baik dari segi harga dan pelayanan pengunjung," tutur Adi Rachmadian, Director of Sales & Marketing Hotel Balairung.

Pada awalnya, hotel bintang tiga ini merupakan kantor penghubung pemerintah Sumatra Barat. Sehingga arsitektur bangunanannya pun lebih menyerupai perkantoran. Kemudian dirubah menjadi sebuah wisma dan berkembang menjadi sebuah hotel berbintang tiga.

Kemudian pada 27 Desember 2012, hotel milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Barat ini resmi menjadi hotel syariah. Dengan luas 32 meter persegi, hotel Balairung mampu menyediakan 92 kamar, dua ballroom, satu VIP board meeting room dan 10 executive meeting room.

" Kami juga menyediakan tempat fitnes dan karaoke keluarga. Tapi tidak ada kolam renang," kata Adi pada Senin, 5 Oktober 2015.

Nuansa Islami pun sangat kental dengan disediakan Alquran, Tafsir Hadist dan sajadah di setiap kamar. Selain itu, setiap waktu shalat tiba azan akan berkumandang di setiap lorong dan kamar. Hal itu bertujuan untuk mengajak pengunjung dan karyawan hotel untuk salat berjamah.

" Kami memiliki masjid yang sangat luas di lantai tiga. Kira-kira bisa menampung sampai 50 jamaah, jadi biasa dipakai untuk salat Jumat," tambah Adi melanjutkan.

Area masjid pun dilengkapi dengan air conditioner (AC) sehingga membuat nyaman orang yang beribadah di sana. Para karyawan hotel sendiri diwajibkan untuk mengikuti salat jamaah. Kemudian dilanjutkan dengan kultum setelah salat ashar.

" Kami di sini juga diajak belajar memperdalam agama. Jadi semua orang kebagian jadwal untuk memberi ceramah mulai dari General Manager hingga front oficcer diberi kesempatan semua," ungkapnya menambahkan.

Selain itu, Hotel Balairung juga mengutamakan keamanan dan kenyaman para pengunjung hotel. Pihak hotel secara tegas memberlakukan aturan 'Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah' yang sesuai dengan norma-norma adat Minangkabau.

" Selain itu kami juga menyediakan santap sahur bagi pengunjung yang sedang melaksanakan puasa Senin-Kamis. Jadi semuanya dijamin mudah kalau di Hotel Balirung," pungkas Adi.