WOW, Bukittinggi akan Bangun Kampung Islam Minang

WOW, Bukittinggi akan Bangun Kampung Islam Minang
Selain menambah jalan pedestrian, di sekitar landmark akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lampu dan penataan taman. Kampung Islam Minang, kata Ramlan, baru akan diwujudkan dalam tahun anggaran 2018 nanti. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 102 miliar. Selengkapnya....

Kabarantau.com - Sektor pariwisata akan terus didorong menjadi primadona bagi Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Sejumlah upaya penataan dan pembangunan infrastruktur pendukung akan dikebut dalam dua tahun ini.

"Ada dua sektor yang jadi andalah bagi Bukittinggi. Pertama pariwisata dan kedua perniagaan," kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang terpilih melalui jalur independen.

Ketika menerima silaturahim Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaidi, Kamis (20/7), malam, Ramlan menceritakan penataan itu penting untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Salah satu objek penting yang akan ditata adalah Jam Gadang.

Landmark kota Bukittinggi ini akan dipercantik dengan penambahan jalur pedestrian dari atas Jam Gadang hingga jalan ke bawah. "Kita akan perpanjang jalan pedestrian supaya wisatawan bebas menikmati keindahan alam Ngarai Sianok dan Kampung Islam Minang dari atas Panorama," ujarnya.

Selain menambah jalan pedestrian, di sekitar landmark akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lampu dan penataan taman. Kampung Islam Minang, kata Ramlan, baru akan diwujudkan dalam tahun anggaran 2018 nanti. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 102 miliar.

Ia mengaku sedang melakukan pendekatan dengan 80 kepala keluarga yang tinggal di sekitar Ngarai Sianok agar kampungnya mau disulap menjadi Islami. Nantinya, perkampungan tersebut akan ditata seperti kehidupan masyarakat Minang tempo dulu. Penataan akan menyasar mulai atap rumah yang mencirikan bangunan Minang, taman, masjid sampai dengan pakaian yang harus dikenakan sehari hari.

"Kampung ini akan menjadi miniatur kehidupan orang Minang dulu kala. Di Masjid salah satu ciri ada bedug untuk memanggil orang shalat," jelas mantan pengusaha importir ini.

Warga di kampung tersebut selain mengenakan baju adat Minang, juga akan dilibatkan dalam melayani wisatawan. Sehingga tiap warga  akan memiliki penghasilan sendiri. "Insya Allah masyarakat di sana sudah mendukung, tinggal kami siapkan anggarannya."

Kampung Islam Minang nantinya akan menjadi ikon baru di Bukittinggi.