Sukses di Luar Negeri, 5 Musisi Minang yang Dikira Musisi Malaysia

Sukses di Luar Negeri, 5 Musisi Minang yang  Dikira Musisi Malaysia
Tahukah Anda : 5 MUSISI MINANG YANG DIKIRA MUSISI MALAYSIA

Kabarantau.com - Ketika zaman slow rock melayu masih mewabah di Indonesia utamanya tahun 90-an sampai awal Milenium, kita tentu tak asing langi dengan lagu-lagu Malaysia. Irama slow rock, balada/jiwang dsb. Tapi mungkin sebagian belum tau kalau ternyata diantara musisi-musisi beraliran slow rock tersebut bukan hanya asli musisi malaysia, tetapi ada juga yang asli indonesia khususnya Sumatera Barat, dan bahkan kesuksesannya di Negeri jiran Malaysia melebihi kesuksesannya di Indonesia. Mari kita ikuti 5 musisi Minang beraliran Slow Rock Melayu yang banyak disangka musisi Malaysia.

1. Sultan

Debutnya dengan hits bertajuk "terpaksa aku lakukan" di tahun 1999, sempat menduduki posisi teratas dalam tangga lagu populer di radio & televisi di Indonesia. Nyatanya Sultan asli berasal dari Sumatera Barat, tepatnya dari Padang Pariaman. Penyanyi yang konsisten di jalur musik slowrock Melayu ini tak berubah aliran/genre bermusiknya meskipun sekarang tren musik sudah berubak ke aliran pop rock. Sultan memiliki banyak penggemar tak hanya di Indonesia dan Malaysia saja, namun ada juga fans dari Singapore & Brunei Darussalam. Di tahun 2011 Sultan dengan formasi barunya bernama Sultan N'Band meluncurkan album mini bertajuk "Cinta Di Tangan". Dalam mini album tersebut masih terdapat dua buah lagu lagi yaitu, "Mahligai Cinta" dan "Aku Sayang Kamu". Sultan selalu menjelaskan kepada penggemarnya bahwa dirinya asli Indonesia.

2.Thomas Arya

Thomas arya adalah salah satu penyanyi melayu yang cukup produktif, dimana dia bisa mengeluarkan album hampir setiap tahun. Dimulai dari Bunga (2004) Syahara (2005), Sheyla (2006) Bukan Tak Setia (2008) Bunga Edelweis feat Yelse (2009) Cinto Kasiah (2011) Mahligai Cinto (2012). Thomas Arya adalah penyanyi asal Padang Sumatera Barat, lagu-lagu hist nya antara lain Bunga, Sahara, dan Sheyla.

3. Guslian

Sampainya hatimu melati, Membuat kuterluka pedih, Betapa kutanggung derita, Kurela asal kau bahagia. Lagu Melati yang pergi adalah salah satu hits dari Guslian, penyanyi slow rock melayu asal padang pada akhir 2000an.

4. Yelse

Sama seperti Thomas Arya, penyanyi wanita ini juga berasal dari Padang dan lagu-lagu dalam albumnya kebanyakan duet bersama Thomas Arya sejak tahun 2009an

5. Rhiena

Penyanyi wanita asal sumatera barat seperi yelse yang cukup sukes dengan album TERBUAI MIMPI pada tahun 2006.

Seterusnya pada 2005an hingga kini kebanyakan musisi-musisi asal Sumatera Baratlah yang masih setia dengan aliran slow rock melayu, Diantaranya Febian, Jhon Kinawa, Anton, Delta, Yulis Udo, Vina, JQ, , Sania, Boy Sandy, Rhenyma, dll.

Jadi kita harus menghargai musisi negeri kita sendiri dan ternyata musisi kita tidak kalah hebatnya dari musisi mancanegara.