Aero Sutan Aswar, Juara Dunia Jetski ini Keturunan Ranah Minang

Aero Sutan Aswar, Juara Dunia Jetski ini Keturunan Ranah Minang
Aero Sutan Aswar, Juara Dunia Jetski ini Keturunan Ranah Minang

Kabarantau.com - Siapa sangka juara dunia balap air atau jetski adalah anak muda yang berasal dari Indonesia. Bahkan jika ditinjau ke belakang anak muda tersebut merupakan keturunan ranah minang.

Namanya, Aero Sutan Aswar adalah anak dari Saiful Sutan Aswar dan cucu dari Sutan Aswar pejuang kemerdekaan asal Padang yang juga salah satu perintis terbentuknya Angkatan Udara (AU) di Indonesia.

Aero Sutan Aswar lahir di Jakarta pada 4 Desember 1994. Dan diamengaku mulai mengenal dunia jetski sejak berusia 2 tahun. Di usia 3 tahun, Aero bisa mengemudikan jetski sendiri tanpa bantuan orang lain.

Aero berhasi menjadi juara dunia olahraga jetski di kelas Pro Runabout Stock pada tahun 2014 silam di Amerika Serikat. Dia berhasil unggul atas pebalap jetski tuan rumah, Eric Francis.

Pada tahun sebelumnya (2013) Aero hanya berhasil merebut juara 3. Hal ini tentunya pencapaian yang sangat bagus bagi perkembangan karirnya.

Prestasi spektakuler terbarunya adalah menjadi atlet Jetski nomor satu dunia pada tahun 2016. Ini adalah catatan tertinggi di sepanjang karirnya.

Keberhasilan ini tentunya disambut gembira oleh induk olah raga jetski Indonesia yakni, Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA) dan tentunya seluruh masyarakat di Indonesia.

Aero Sutan Aswar dan sang ayah (foto: instagram)

Aero bisa menjadi atlet nomor satu dunia setelah tampil sebagai juara di seri P1 Aquax USA 2016 di Pantai Laurderdalle, Florida, Amerika Serikat.

Ini tentunya menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di kancah internasional. Berkat kemenangan ini, olah raga yang mukin terdengar asing bagi masyarakat Indonesia tersebut lambat laun akan semakin popular dan terkenal.

Aero yang mengenal jetski sejak masih balita tak terlepas dari peranan sang ayah, Saiful Sutan Aswar. Ayahnya yang biasa dipanggil Saiful 'Fully' Sutan Aswar, merupakan Ketua Umum Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA).

Pada usia 4.5 tahun Aero telah menunjukan bakat untuk menjadi pejetski dunia di mana dirinya telah berhasil menyabet juara dalam Baby Race Pantai Mutiara Ancol (1999). Setelah itu prestasinya terus mengalir hingga ada 10 lebih kejuaran di level profesional yang telah diikuti dan ditaklukannya.

Pada usia 16 tahun, Aero telah tercatat sebagai pembalap jetski termuda dunia di kelas Pro dan Grand Prix. Ia kemudian juga meraih gelar Iron Man Offshore Champion 2011 di kompetisi Mark Hahn 300, Arizona, Amerika Serikat pada Februari 2011.

Bahkan Aero Sutan aswar pun pernah meraih medali emas pada kejuaraan 2nd Asian Beach Games yang di selenggarakan di Muscat, Oman pada tahun 2010, seperti dirangkum dari berbagai sumber.