6 Hal Unik Ini Hanya Akan Kamu Temukan Saat Berkunjung ke Sumatera Barat

6 Hal Unik Ini Hanya Akan Kamu Temukan Saat Berkunjung ke Sumatera Barat
Bercerita tentang Tanah Minangkabau tentu tak lengkap jika tidak membahas kuliner, tempat wisata, dan budaya yang punya berbagai keragaman.
Angkotnya bahkan dijuluki 'fast and furious' loh

user profile 7 bulan lalu | Lucu

Bercerita tentang Tanah Minangkabau tentu tak lengkap jika tidak membahas kuliner, tempat wisata, dan budaya yang punya berbagai keragaman. Salah satunya adalah kuliner rendang dengan citarasa khas dan disukai semua kalangan. Sayangnya, tak banyak yang tau jika ada beberapa hal unik lain yang hanya akan kamu temukan di Sumatera Barat saja.

Beberapa waktu lalu, di tanah kelahiran si Malin Kundang ini tidak boleh didirikan waralaba seperti Indomaret atau Alfamart. Pemerintah khawatir hal tersebut akan mematikan ekonomi daerah. Nah, untuk mengetahui lebih lengkapnya simak ulasan dari Boombastis berikut.

Alfamart tidak mendapat izin di Padang [Image source]
Saat Indomaret dan Alfamart tumbuh menjamur di mana-mana di berbagai tempat, hal sebaliknya akan kamu temukan saat menginjakkan kaki di ranah Minang. Entah itu kota besar seperti Bukittinggi  serta beberapa bagian di Padang, waralaba tersebut tidak mendapatkan izin. Mengapa begitu? Nah, pemerintah memang sengaja tidak mengeluarkan izin beroperasi untuk perusahaan tersebut karena khawatir akan mematikan usaha pedagang tradisional dan merusak ekonomi daerah. Kehadiran Indomaret atau Alfamart yang lebih modern mungkin juga bisa membuat para pembeli berpaling ke tempat belanja yang lebih enak, sehingga pedagang kelontong menjadi sepi pembeli. Ke depannya pemerintah akan membangun ‘Halal Mart’ dimana seluruh barang yang dijual merupakan produk yang berasal dari Padang sendiri.

Rumah Minang di Bukittinggi [Image source]
Jakarta, satu-satunya kota yang dikenal sebagai Ibukota negara Indonesia. Ternyata, salah satu kota di Sumatera Barat juga pernah menjadi ibukota negara kita loh saboom, yaitu Bukittinggi. Kota yang melahirkan banyak pahlawan nasional ini sempat menjadi ibukota negara pada saat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika terjadinya agresi militer Belanda II tahun 1948. Dalam keadaan darurat tersebut Indonesia dipimpin oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara, menggantikan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta yang sedang dalam tahanan Belanda.

Jam Gadang Vs Big Ben [Image source]
Jam gadang adalah ikon landmark Sumatera Barat yang terletak di tengah-tengah kota Bukittinggi. Uniknya, jam ini hanya ada dua di dunia, satu menjadi ikon negara Inggris, Big Ben, dan satu lagi terletak di Sumatera Barat. Mesin kedua jam ini dibuat oleh orang yang sama, Vortmann Relinghausen di sebuah pabrik jam asal Jerman. selain itu, penulisan angka pada jam gadang tidak sesuai dengan aturan angka romawi semestinya. Di Jam Gadang angka empat ditulis IIII bukan IV, sampai sekarang hal tersebut masih menjadi perdebatan tersendiri.

Angkot di Sumatera Barat [Image source]
Angkot merupakan transportasi konvensional yang menjadi sarana umum di setiap daerah. Jika selama ini kamu disajikan dengan bentuk angkot yang biasa saja dan hampir sama setiap berkunjung ke daerah tertentu, hal yang beda akan kamu temukan di Sumatera Barat. Modifikasi bentuk angkot di Padang memang diakui paling keren di Indonesia, angkot-angkot unik ini bahkan sampai dijuluki dengan nama ‘Fast and furious’. Di balik tampilannya yang nyeni, ketika masuk ke dalam angkot kamu akan disajikan dengan musik berbagai aliran bak konser, jadi jangan harap bisa berbicara normal apalagi berbisik, suaramu akan lenyap dan tak terdengar.

Jembatan Akar [Image source]
Titian Aka atau jembatan akar ini merupakan objek wisata yang sudah berusia sekitar 100 tahun. Terkenal melegenda, jembatan ini dibangun di atas sungai Batang Bayang dengan menghubungkan kedua akar pohon beringin besar yang bersebarangan. Menurut cerita, jembatan ini dahulunya dibangun oleh seseorang yang bernama Pakih Sokan pada tahun 1890. Jembatan unik yang hanya ada di Sumatera Barat ini baru mulai digunakan pada 1916. Jika suatu saat berkunjung ke SumBar, bolehlah mampir kesini gaes.

Ikan Bilih [Iamge source]
Selain rendang, menu kuliner yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Sumatera Barat adalah ikan Bilih. Ikan ini merupakan ikan endemik berwarna perak pipih yang hanya hidup di danau Singkarak dan Maninjau saja, tidak ada di tempat lain. Ikan kecil ini paling enak jika dimasak dengan cara digoreng dan ditambah dengan sambal lado. Gurihh!

Ya, keanekaragaman di Indonesia memang memungkinkan kita untuk menemukan banyak hal unik yang tak pernah kita tau sebelumnya. Fakta mengenai Sumatera Barat di atas semoga dapat menambah khazanah kita terhadap pengetahuan dan menambah rasa cinta akan negara Indonesia.