Terungkap! Mengapa orang Minang kadang disebut orang Padang padahal tidak semua orang Minang berasal dari Padang?

Terungkap! Mengapa orang Minang kadang disebut orang Padang padahal tidak semua orang Minang berasal dari Padang?

Kabarantau.Com - Minangkabau adalah budaya yang pengaruhnya begitu kuat di pesisir pantai barat Sumatera. Secara umum budaya Minangkabau melingkupi dua kawasan yaitu tepi lautan atau rantau (rantau pasisie) dan pedalaman atau darek (luhak nan tigo).

Dua ratus tahun silam, ranah Minang pernah diwarnai sengketa antara kaum adat melawan kaum paderi. James Du Puy, salah satu komisaris Hindia Belanda, yang berkedudukan di Padang melihat ini sebagai peluang bagi Belanda untuk mampu memperluas cengkeraman hingga ke kawasan pedalaman Sumatera.

James Du Puy menawarkan bantuan untuk Sultan Alam Bagagarsyah yang akan membukakan akses kepada Belanda andai orang-orang Eropa tadi ikut membantu mereka dalam menghadapi kaum paderi. Berbekalkan perjanjian tersebut, Du Puy memimpin aksi-aksi militer Belanda ke kantong-kantong kaum Paderi di kawasan barat Sumatera. Singkat cerita, kaum adat yang dibantu oleh Belanda pun berhasil meredam kaum paderi dan mempertahankan kekuasaan di ranah Minang.

Kekuasaan Belanda di papar barat Sumatera dipertegas dengan dibentuknya suatu wilayah administratif yang dinamai Residentie Padang en Onderhorigheden.

Wilayah Residensi Padang menegaskan batas-batas wilayah yang dijiplak berdasar luasan pengaruh Minangkabau, yang mana di dalamnya terdapat dua distrik :

Afdeling Padangsche Benedenlanden (Padang Pesisir, mewakili rantau)Afdeling Padangsche Bovenlanden(Padang Pedalaman, mewakili darek)

Semenjak saat itu, istilah Padang digunakan untuk menyebut tanah Minangkabau termasuk wilayah pesisir maupun pedalaman secara administratif (resmi).

Meskipun saat ini istilah Padang secara resmi hanya mewakili nama kota, namun istilah 'Padang' sudah terlanjur lazim digunakan untuk menyebut seluruh daerah pengaruh kebudayaan Minangkabau.

Jika dunsanak punya opini lain? Silahkan komentar.. ??

Sumber