Mengapa orang-orang bilang masakan Padang yang paling pedas, padahal masakan Sunda jauh lebih pedas?

Mengapa orang-orang bilang masakan Padang yang paling pedas, padahal masakan Sunda jauh lebih pedas?

Kabarantau.com - Kalau kita perhatikan, yang menyebabkan masakan Sunda lebih pedas dari masakan Padang adalah pilihan cabai yang digunakan. Masakan Padang lebih umum menggunakan cabai merah, sedangkan masakan Sunda lebih umum menggunakan cabai rawit.

Dalam infografik di atas, posisi cabai merah (Cayenne) berada di bawah cabai rawit (bird's eye chili) dalam skala kepedasan. Jadi wajar apabila masakan Sunda lebih pedas dari masakan Padang karena masakan Sunda menggunakan cabai rawit.

Selain karena faktor jenis cabai yang dipakai, cara memasak juga dapat berpengaruh karena capsaicin - senyawa yang menyebabkan rasa pedas - merupakan senyawa yang larut dalam minyak. Apabila kita perhatikan, masakan Padang seringkali dimasak dalam santan yang mengandung minyak cukup banyak. Di lain pihak, masakan Sunda cenderung menggunakan cabai dalam keadaan masih mentah, sehingga kandungan capsaicin-nya tidak hancur oleh minyak.

Kembali kepada pertanyaan, Mengapa banyak orang bilang masakan Padang paling pedas, kemungkinan besar karena banyak orang yang belum pernah merasakan masakan Sunda. Seperti yang kita tahu, pamor masakan Padang jauh lebih besar, dan warung makan/restoran Padang dapat kita temukan hampir di semua tempat. Beda halnya dengan masakan Sunda yang jangkauannya tidak seluas masakan Padang. Oleh karenanya, banyak orang yang bilang masakan Padang paling pedas padahal belum pernah mencoba masakan Sunda.

Semoga menjawab.

Sumber