Kisah Nenek Hartini di Padang, Tinggal di Rumah Bekas Rumah Gadang, Hanya Punya Satu Ruangan

Kisah Nenek Hartini di Padang, Tinggal di Rumah Bekas Rumah Gadang, Hanya Punya Satu Ruangan

Kabarantau.com -  Sampai saat ini, seorang nenek bernama Hartini (65) hanya menempati suatu rumah yang hanya ada satu ruangan di Gang Gadih Rantih Jalan Dr Sutomo Nomor 36 Kelurahan Simpang Haru Rt 02 / Rw 05, Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Rumah ini dahulunya rumah kayu, atau yang disebut orang rumah gadang. Tapi rumah ini sudah dibagi-bagi. Dan, inilah bagian saya," kata Hartini kepada TribunPadang.com, Selasa (14/5/2019). Hampir seluruh aktifitas Hartini dilakukannya di rumah yang terbuat dari batu bata, dan memiliki satu pintu dan satu jendela.

Pantauan TribunPadang, tampak tidak ada kamar dan lantai pada rumahnya pun tidak seluruhnya dibeton, terlihat sebagin dari lantainya masih tanah. Sejauh ini dirinya beraktifitas mulai dari memasak, mandi, mencuci, makan, hingga tidur ia lakukan dalam satu ruangan tersebut.

Ada satu sumur di dalam rumahnya, dan sumur tersebut sudah ada pembatas dengan diberi kain untuk penutup, dan sebagin sudah dibeton. Sedangkan, beton pembatas itu hanya pas setinggi badannya. Dalam satu ruangan ini terlihat semua barangnya berada di sekitar ruangan dan di setiap sudut sisi rumahnya.

Satu kasur membentang di dalamnya, namun tidak ada dipan untuk kasurnya, hanya ada kasur yang membentang di atas lantai. "Saya di sini hidup bersama satu orang anak laki-laki, anak saya ada lima orang tiga orang sudah menikah dan tinggal di rumah istrinya," kata Hartini kepada TribunPadang.com, Selasa (14/5/2019).

Hartini mengatakan bahwa salah seorang anaknya tinggal dan menetap di Palembang, satu lagi di Tasikmalaya. Satunya lagi, ada yang yang diajak oleh orang untuk pergi bekerja dan masih belumlah pulang. Hartini menjelaskan bahwa rumahnya tidak memiliki aliran listrik sendiri, tidak ada peralatan yang berhubungan dengan listrik.

"Lampu ada satu, dikasih rumah sebelah. Kalau tidak mungkin kami sudah gelap-gelapan disini," kata Hartini. Hartini menjelaskan bahwa ia sudah lama bercerai dengan suaminya. Dan, waktu itu anaknya masih kecil-kecil.

"Saya berharap ada bantuan listrik, dan dapat bantuan subsidi. Dan, saya berharap ada bantuan untuk rumah saya," kata Hartini. Hartini menjelaskan bahwa rumahnya sudah pernah mendapatkan bantuan untuk rehab sebagian bangunan rumah ketika bocoran air hujan masukm ke rumahnya saat hujan. Beruntung saja, kini katanya konsisi rumahnya sudah lumayan aman, meskipun rumahnya belum terselesaikan.

Sumber