Geger, Ditemukan Tulang Kaki Raksasa di Danau Singkarak

Geger, Ditemukan Tulang Kaki Raksasa di Danau Singkarak
Seorang warga menunjukkan tulang raksasa diduga fosil hewan (foto:Budi/Sindo TV)

Kabarantau. com - Warga Kampung Muara Pingai, Kecamatan Junjug Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dihebohkan dengan penemuan sebuah tulang raksasaberukuran satu setengah meter dengan berat 10 kilogram, berbentuk tulang kaki.

Tulang raksasa itu pertama ditemukan oleh seorang nelayan, dari dalam Danau Singkarak, di kedalaman tiga meter. Rencananya, tulang itu akan diserahkan kepada pihak purbakala Dinas Balai Sejarah dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Kini, keberadaan tulang raksasa itu masih berada di rumah pasangan nelayan Yesjelita dan Emrizal, di Kampung Muara Pingai, Kecamatan Junjug Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

'Tulang tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh suami saya Emrizal, saat memancing di Danau Singkarak,' kata Yesjelita, kepada wartawan. Karena mata pancingnya tersangkut, dia mencoba menyelam ke dalam danau hingga kedalaman tiga meter, dan ternyata mata pancingnya tersangkut di sebuah tulang berukuran besar. Karena penasaran, tulang tersebut dibawa kerumah untuk disimpan.

'Rencananya, tulang ini akan diserahkan kepada pihak yang lebih berkompeten, di Balai Sejarah dan Kebudayaan Provinsi Sumbar bidang Purbakala,' ungkapnya.

Temuan tulang raksasa itu pun langsung menyebar dari mulut ke mulut, hingga semua penduduk kampung tahu. Warga yang penasaran pun langsung mendatangi rumah Yesjelita dan Emrizal, untuk melihat langsung tulang itu.

'Itu merupakan fosil hewan purbakala yang berasal dari dalam hutan yang kemudian terseret ke dalam danau akibat banjir pada ratusan tahun yang lalu,' ungkap M Nur, warga sekitar yang melihat langsung tulang itu.

Hingga kini, belum diketahui asal muasal tulang tersebut, dan warga masih menunggu kedatangan pihak purbakala Kabupaten Solok ke kampung mereka, guna melakukan penelitian lebih lanjut.

Warga menduga, masih banyak lagi bagian-bagian dari tulang yang lain yang masih berada di dalam Danau Singkarak, dan belum ditemukan.

(san)